Menghargai kebaikan sekecil apapun itu,
yang diberikan seseorang kepada kita, lebih baik…..
daripada mencaci kesalahan kecil,
yang mungkin tidak disengaja…..
Menghargai kebaikan sekecil apapun itu,
yang diberikan seseorang kepada kita, lebih baik…..
daripada mencaci kesalahan kecil,
yang mungkin tidak disengaja…..
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Asap rokok, hal yang paling menyebalkan ketika menghirupnya. Pengen rasanya bilang, kalau merokok, asapnya hirup sendiri!!
Bayangkan, jika itu terpaksa terhirup oleh orang yang tidak ingin menghirupnya.
Merokok memang hak asasi, tapi ketika hak itu bertabrakan dengan hak orang lain, apakah diperbolehkan? Tidak menyenangkan bukan? Alhamdulillah sudah 5 bulan ini sejak keluar dari kantor tempat saya bekerja, saya hampir tidak pernah menghirup lagi yang namanya asap rokok. Kecuali beberapa kali di kendaraan umum. Sangat menyebalkan. Paru-paru ini terasa lebih sehat ketika tidak menghirup asap rokok.
Saya ucapkan terima kasih kepada para perokok yang menjauhkan diri ketika merokok.
Sebetulnya sangat sedikit manfaat merokok ketimbang kerugiannya. Yaitu, membuat udara menjadi pengap, merusak sel-sel sistem pernafasan, membuat sesak nafas, adiktif, kalau diperhatikan sama saja dengan membakar uang, menyampah dan nambah-nambahin barang bawaan. Kalau saya, kurang bisa maksimal melakukan aktivitas ketika ada asap rokok.
Saya perhatikan kepada sebagian orang, dimana mereka merokok karena ingin menjadi gaul (kalau gak ngrokok gak gaul), diterima disuatu komunitas, sekadar ikut-ikutan. Padahal kalau merokok justru kurang keren tuh..hehehe..
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Musibah yang sering terjadi diantara kita, bisa mengarahkan jiwa dan perilaku manusia kepada penderitaan atau jikalau manusia sabar justru dapat menuju kebahagiaan. Musibah bersifat objektif, berada di luar kendali kita, sedangkan menderita dan bahagia bersifat subjektif.
Sifat merasa menderita akan berefek ke emosi dan sikap negatif, yang pasti sangat merugikan diri sendiri. Misalkan gelisah, marah, mudah tersinggung, sakit hati, kecewa yang menghabiskan energi di dalam tubuh, dll. Sedangkan jika merasa bahagia akan menimbulkan dampak emosi dan sikap positif.
Orang yang bahagia biasanya lebih berfikir fleksibel, kreatif, tidak mudah tersinggung, memecahkan masalah dengan santai, lebih ramah, baik hati dan membuat tubuh lebih sehat tentunya. Contohnya jika pasien merasa bahagia atau terkadang bisa sampai tertawa, akan sangat mempengaruhi proses penyembuhan. Sebuah contoh, pasien yang divonis meninggal beberapa bulan lagi dan diberikan tontonan lucu setiap harinya,dibuat senang hatinya, ternyata waktu hidupnya lebih panjang.
Dilihat dari sisi kedokteran, bahagia juga akan memperbaiki sistem nafas, menambah sel imun, menurunkan kortisol (hormon yang membakar energi tubuh), menghilangkan rasa sakit.
Kita mau menderita atau bahagia, semuanya tergantung pada diri kita sendiri lho…
Posted in coretan | 1 Comment »
Ulasan yang menarik ketika membahas kaya dan miskin. Siapakah mereka, seperti apa? Zaman modern seperti sekarang jika orang ditanya tentang kekayaan, jawaban standar yang terlontar adalah bila punya rumah mewah, sekolah di luar negeri, dll. Sesungguhnya kekayaan tersebut di atas hanyalah semu semata. Mengapa? Karena semua itu bukan hak milik. Manusia, sesosok makhluk spiritual. Maka orang yang kaya ialah manusia yang kaya secara spiritual. Semua harta yang ditumpuk ketika hidup hanya akan sia-sia. Ada 4 ciri orang yang kaya yaitu
1. Orang yang selalu merasa cukup. Dia hanya menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan, hidup sederhana. Orang miskin selalu merasa kurang.
2. Orang yang memiliki bukan dimiliki oleh sesuatu. Dia sebagai tuan dari apa yang dipunyainya, bukan budak dari hartanya. Orang miskin akan diperbudak oleh sesuatu.
3. Orang yang selalu memberikan apapun yang dimilikinya misalkan, tenaga, materi, pikiran, perhatian, waktu, dsb. Orang miskin akan selalu meminta.
4. Orang yang punya banyak cinta. Dikarenakan senantiasa dekat dengan Sang Maha Pencipta. Mereka punya energi yang begitu besar sehingga bisa berbagi cinta kepada siapa saja. Orang miskin akan takut dan was-was, seperti takut kehilangan harta, kelaparan, ketahuan tertangkap, dsb.
Demikian 4 kriteria seseorang yang kaya. Semoga dapat menjadi pengingat kita akan manusia sebenar-benarnya.
Termasuk dalam golongan manakah kamu???
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Kematian begitu dekat dengan kita, sampai terkadang kita tidak menyadarinya. Kematian bisa datang kepada yang tua, muda, bahkan yang baru lahir sekalipun. Ketika sehat, sakit, tertidur atau terjaga. Kita sendiri, orang yang jauh atau seseorang yang dekat seperti seseorang yan
g kita sayangi.
Keponakan kelimaku, anak kedua dari kakak ketigaku, baru saja meninggalkan kami saat usianya baru 3 tahun 2 bulan, 1 November 2009, pukul 05.40 wib, karena terkena penyakit kanker hati dan paru-paru. Keponakan, anak, cucu yang sangat kami sayangi. Dia anak laki-laki yang lucu, cerdas, lincah, cepat dewasa, imut-imut, hampir tidak pernah merasakan kesakitan ketika penyakit menyerangnya.
Dua minggu sebelum sikecil wafat, gejala batuk dan sesak nafas yang muncul. Diagnosa awal adalah asma. Ternyata setelah masuk rumah sakit beberapa hari baru diketahui bahwa penyakit tumor yang pernah menyerang ginjal kirinya (nefroblastoma) 1 tahun yang lalu sudah menyebar ke hati dan paru-paru. Cairan di dalam paru-paru bereproduksi terus menerus menutupi 70% paru-paru menyebabkan sesak nafas. Ternyata selama ini hanya 30% saja yang berfungsi. Pertolongan yang diberikan adalah disedotnya cairan tersebut dari celah rongga dada. Tetapi justru menjadikan pendarahan dalam rongga dada dan perut. Secara medis sudah tidak bisa diberikan terapi apapun. Hanya tawakal dan prosedur rumah sakit yang bisa dilakukan. Kami semua sangat shock. Apalagi ketika dokter memberikan pernyataan bahwa jika cairan disedot akan menyebabkan pendarahan dalam, jika tidak disedot akan menyebabkan sesak nafas. Benar-benar buah simalakama.
Sikecil mencapai titik kritis pukul 04.00 wib setelah shubuh. Yang menajubkan adalah dia sebelumnya melakukan sholat shubuh dengan membaca surat Al-Fatihah, surat Al-Quran yang dihafalnya. Setelah itu dia berucap kepada bunda, “Aku tidur sekarang aja Bunda”. Sesak nafas semakin sangat parah, kaki sangat dingin tapi kepala panas. Satu lagi yang membuat kami bertambah sedih yaitu busa yang keluar dari mulut mungilnya. Isak tangis tak pernah bisa kami bendung karena sangat prihatin dan kasihan melihat kondisi yang dideritanya. Saya ingat ketika bundanya menyatakan dia ikhlas jika sikecil tidur. Mungkin karena tidak tega melihat sikecil yang kepayahan.
Waktu terus berjalan, sikecil sesak nafas semakin berat dan mengeluarkan busa dari mulutnya, yang kemudian dilakukan penyedotan busa di mulut oleh tim perawat. Mendekati pukul 05.30 mulutnya tidak mengeluarkan busa lagi, nafasnya semakin pelan dan matanya mulai berkedip seperti seseorang yang akan terlelap. Kemudian nafasnya semakin pelan sekali dan matanya mulai berkedip untuk menutup. Tepat pukul 05.40 wib sikecil berhenti bernafas dan matanya telah tertutup dipangkuan bunda tercinta.
Selamat jalan Muhammad Daffa Dhiyaulhaq…..Selamat jalan sayangku…..bermainlah di surga dengan ditemani para malaikat….. Engkau adalah bunga surga….. Jemputlah kami di sana sayang….. Kami sangat sayang padamu dan pasti akan merindukanmu……………
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
Setetes tinta menoreh goresan tangan
melukiskan isi jiwa,
buah pikiran,
kisah kehidupan,
peristiwa tak terlupakan
Posted in coretan | 2 Comments »